Ajudan Walikota Yang Terkenak OTT Bungkam Saat Keluar Dari Polrestabes Medan

Rabu, 16 Oktober 2019 | 23.37 WIB

Bagikan:

Medan - Setarapost.
Sepintar apapun tupai melompat sudah pasti akan terjatuh juga nantinya. Seperti yang dilakukan Walikota Medan Dzulmi dan sejumlah bawahanya yang terkenak Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

Kini ajudan Walikota Medan, yang terkenak OTT juga usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK dan keluar dari Gedung Satrekrim Polrestabes Medan Jalan HM Said Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Rabu (16/10/2019) sore, banyak bungkam saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Berdasarkan pantauan, terlihat ajudan Walikota Medan yang disebut-sebut bernama Aidil dengan mengenakan kemeja putih dan penutup mulut (Masker ) ini berjalan keluar dari Gedung Satreskrim Polrestabes Medan menuju ke mobil Toyota Avanza bernopol BK 1136 FT berwarna abu-abu gelap yang terparkir di depan mushala Mapolrestabes Medan dengan dikawal oleh seorang pria mengenakan kacamata yang diduga merupakan penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sayangnya, saat ditemui awak media kembali, ajudan Walikota Medan, Dzulmi Eldin itupun enggan berkomentar termasuk dengan petugas yang memboyongnya juga tak mau memberikan keterangan terkait penanganan kasus yang menjerat orang nomor satu di Kota Medan tersebut.

Sementara  Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto saat dikonfirmasi belum memberikan keterangannya terkait pemeriksaan beberapa orang yang diperiksa di gedung Polrestabes Medan.

Tak hanya Kapolrestabes Medan, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto juga tak mau menjelaskannya dengan dalih bukan wewenangnya. “Maaf, saya tak berhak kasih statement,” sebutnya singkat.

Diketahui sebelumnya, KPK Rabu (16/10/2019) mengamankan Walikota Medan, T Dzulmi Eldin. Selain Walikota Medan, petugas KPK juga mengamankan 6 orang lainnya dengan menyita uang tunai sebesar Rp 200 juta diduga berkaitan dengan setoran dari sejumlah dinas di Kota Medan untuk Dzulmi. Afd
Bagikan:
KOMENTAR