Bobol ATM Raup Rp.773 Juta Pelaku Mendekam Di Jeruji Besi Polres Pelabuhan Belawan

Rabu, 09 Oktober 2019 | 10.08 WIB

Bagikan:
Belawan - Setarapost.
Akhirnya pelaku pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), yang merupakan residivis berinisial M (33) warga Jalan Baru Gang Sederek, Desa Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Berhasil ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Belawan. Pelaku M ini menjalankan aksi kejahatanya, dengan cara memakai tusuk gigi.

M sendiri berhasil ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan, usai menguras uang korban bernama Rasmun Efendi Lubis (41) sebesar Rp.773 juta dari ATM BNI Anugerah Swalayan Jalan Marelan Raya, Pasar V, Kecamatan Medan Marelan, Jum'at (13/09/2019) yang lalu.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP. H.Ikhwan Lubis SH MH, yang didampingi Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Chandra SH SIK dalam Konfrensi Persnya mengatakan" Pelaku beraksi bersama dua rekannya sewaktu korban mau mengambil uang di ATM BNI Anugerah Swalayan.

“Jadi, saat itu, korban yang mau mengambil uang ternyata ATM tersangkut. Lalu, pelaku berpura-pura menawarkan jasa membantu kesulitan mengeluarkan kartu ATM tersebut sembari mengatakan ‘kamu salah kirim ya’,” jelas mantan Kasubdit Indag Ditreskrimus Polda Sumut ini.

Selepas itu, Ikhwan menerangkan, korban menyerahkan kode PIN nya kepada tersangka. Dia pun mulai beraksi dengan menukarkan ATM yang lain.

“Setelah berhasil menukarkan ATM, kemudian pelaku kabur meninggalkan lokasi bersama kedua rekannya,” terangnya.

Selajutnya, Ikhwan mengungkapkan, pada hari Selasa (17/09/2019) pihak Bank BNI menghubungi korban bahwa ada transferan uang yang mencurigakan.

“Lantaran merasa curiga ada transfer uang. Kemudian korban mengecek ATM miliknya. Ternyata sudah berbeda. Atas kejadian tersebut ia melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Belawan,” ungkapnya.

Disebutkannya, menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Satreskrim Polres Belawan langsung melakukan penyelidikan dengan melihat camera CCTV di ATM BNI Anugerah Swalayan.

“Petugas yang melakukan penyelidikan dan akhirnya mengetahui informasi keberadaan pelaku di kediamannya. Kemudian Satreskrim Polres Belawan begerak cepat dan mengamankannya,” ungkapnya.

Usai diamankan, kata Ikhwan, pelaku langsung diboyong ke Mapolres Belawan untuk proses lanjut.

“Pelaku ini merupakan pemain lama dan resedivis kasus yang sama. Dari tangan pelaku kita sita barang bukti berupa dua unit sepeda motor dan dua telepon seluler. Selain itu, uang tunai Rp 11,2 juta, tiga buah perhiasan, dompet, buku tabungan, kartu ATM dan satu unit mesin AC,” jelasnya.

Berkaitan dengan itu, Kasat Reskrim Polres Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra SH SIK menuturkan, hasil introgasi, pelaku mengaku dapat bagian sebanyak Rp 90 juta dari uang korban yang dikuras melalui ATM BNI.

“Ketika diintrogasi, tersangka mengakui mendapat bagian uang sebanyak 90 juta rupiah. Selebihnya uang dibawa oleh dua rekanya yang saat ini tengah dalam pengejaran petugas,” tutur mantan Kasubag Munjab Polda Sulteng ini.

Dikatakanya, modus pelaku melancarkan aksi mengganjal ATM dengan menggunakan tusuk gigi dan menawarkan jasanya untuk mengeluarkan kartu ATM.

“Pertama, pelaku mengganjal ATM menggunakan tusuk gigi. Kemudian datang korban mencoba untuk memasukkan ATM nya, tetapi tidak bisa. Karena kesulitan, lantas komplotan pelaku mendatangi sembari menawarkan bantuan,” ujar Alumnus Akpol Tahun 2008 ini.

Saat ini, pelaku telah ditahan dan dijebloskan ke dalam jeruji besi Mapolres Belawan. Imbas perbuatanya, pengangguran ini dijerat pasal 372 yo 378 KUHPidana dengan ancaman di atas lima tahun penjara. Afd
Bagikan:
KOMENTAR