Dengan Wajah Pucat Usai Di Rampok, Tiga Korban Datangi Polsek Patumbak

Rabu, 09 Oktober 2019 | 10.03 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Tiga korban kawanan perampok bersenjata tajam mendatangi Polsek Patumbak, Selasa (8/10/2019) guna membuat Laporan Polisi. Disitu, dengan wajah pucat seperti kapas Agung (21) warga Batang Kuis Gang Perintis bersama dua rekanya bernama Novri (20) dan Rio (23), yang jadi kawanan perampok bersenjata tajam klewang dan pisau merasa traumah. Akibat aksi kejahatan jalanan kawanan perampok ini, uang jutaan rupiah, Hp dan tas berisikan pakaian mereka. Dibawa kabur oleh kawanan perampok ini.

Informasi yang didapat, aksi para kawanan perampok ini diketahui di Jalan SM Raja, Kelurahan Harjosari, I Kecamatan Medan Amplas tepatnya di depan showroom Suzuki. Saat itu ketiga korban baru saja tiba dari Kisaran menggunakan bus ALS.  Sesampainya dilokasi, ketiganya menyeberang ke depan showroom Suzuki. Saat itulah keempat pelaku yang mengendarai 2 unit motor matic menghampiri mereka sambil bertanya Kartu Tanda Penduduk (KTP). Karena gugup, Novri pun membuka dompetnya, saat itu jugalah pelaku mengeluarkan klewang dan pisau sambil merampas dompet yang berisi uang, Hp dan tas berisi pakaian. Kemudian pelaku pun kabur masuk ke Jalan Garu VII sebalah Swoorum kereta Suzuki. Tak terima, ketiganya pun melaporkan kasus tersebut ke Polsek Patumbak.

"Pelakunya ada 4 orang bang, pakai klewang dan pisau, saat itu kami baru pulang dari Kisaran naik Bus ALS. Karena diancam, seluruh harta kami dibawa kabur mereka," ujar salah seorang korban, Novri.

Ia menambahkan, pelaku diketahui berjumlah 4 orang mengendarai 2 sepeda motor matic. kemudian datang bertanya tentang KTP.

"Mau kemana, mana KTP kalian, coba lihat," ujar Novri menirukan ucapan pelaku di Polsek Patumbak.

Saat mengambil KTP, para pelaku langsung mengeluarkan klewang dan pisau lalu menodongkannya kepada korban.

"Pelaku langsung mengambil dompet saya yang berisi duit Rp 1,5 juta dan juga mengambi tas berisi pakaian dari tangan saya," jelasnya.

Hal yang sama juga diceritakan rekan korban, Agung, ia juga mengaku hape dan duit Rp 300 ribu miliknya di ambil pelaku dari kantong saku celana.

"Dibawah todongan klewang dan pisau pelaku mengambil hape merek Ovo dan Duit Rp300 riba dari saku celana saya juga pak,"beber Agung

Sementara, rekan korban yang lainnya,  Rio (23) pada saat kejadian sempat menjauh beberapa meter dari kedua temannya yang menjadi korban perampokan.

"Saya sempat menjauh dari pelaku
yang merampok Novri dan Agung dengan ancaman senjata tajam. Barang-barang saya enggak ada yang diambil pelaku,"bilang Rio.

Usai beraksi, keempat pelaku pun langsung kabur tancap gas ke Jalan Garu VII tepat di sebelah showroom Suzuki.

"Pelaku langsung tancap Gas menggunakan 2 kereta matic membawa hasil rampokannya ke Lorong sebalah Showroom kereta Suzuki itu," jelas korban yang belakangan mengaku karyawan Hotel JW. Mariot.

Pantauan awak media ini di Polsek Patumbak terlihat, Novri dan Agung usai menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada KA SPK Polsek Patumbak Ipda Saud Sihombimg langsung masuk keruang SPK, dan berikutnya keduanya diantar ke ruang penyidik untuk di ambil keteranganya, sedang Rio menunggu di ruang penjagaan.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi, melalui Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung membenarkan atas kejadian tersebut.

" Ia nanti kita silidiki kasus ini, semoga para pelaku cepat kita tangkap. Mohon doanya ya rekan - rekan, agar para pelaku dapat cepat kita tangkap" Pungkas Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Gindo Manurung. Afd / W.Lbs
Bagikan:
KOMENTAR