ISNU Sumut Ajak Masyarakat Sambut Pelantikan Presiden Dengan Rasa Syuhkur & Gembira

Selasa, 15 Oktober 2019 | 10.14 WIB

Bagikan:
Medan, Setarapost. Dengan terlaksananya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, masyarakat harus menyambutnya dengan rasa syuhkur dan gembira. Maka dari itu, Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (PW ISNU Sumut) Dr.H.Nispul Khoiri, M.Ag, saat pasca penutupan Seminar Nasional Evaluasi Publik terhadap penempatan ruang Ibadah di Gedung, Fasilitas Umum dan tempat Wisata di Tiara Convention Center Medan, Kamis (10/10/2019) menghimbau sekaligus mengajak.

" Masyarakat  Indonesia Khususnya di Sumut untuk menyambut rasa syuhkur, gembira dan damai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI yang ketujuh yakni Bapak Ir.H. Joko Widodo - Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin yang akan berlangsung tanggal 20 /Oktober / 2019. Dengan alasan  : Pertama, pelantikan merupakan amanant  dari konstitusi. Karena itu masyarakat wajib mengawal dan mendukung sepenuhnya pelantikan tersebut, secara bersama - sama agar pelantikan dapat berlangsung dengan sukses. Sebaliknya, masyarakat harus turut mengantisipasi berbagai hal yang dapat mengganggu dan membatalkan pelantikan oleh gerakan - gerakan radikal, anarkis dan inkonstitusional. Kedua, atas takdir dan ridha Allah Bapak Ir.H.Joko Widodo - Prof. Dr. KH.Ma'ruf Amin, merupakan putra terbaik dan terpilih dinegri ini yang akan memimpin bangsa selama lima tahun kedepan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Ketiga, proses pemilihan Presiden/Wakil Presiden hingga pelantikan telah melalui tahapan proses cukup panjang, mengeluarkan cost politik cukup besar hingga tidak sedikit pula menelan korban jiwa, kemudian tercatat sebagai pahlawan demokrasi dalam rangka membangun Pemilu demokratis dilakukan secara langsung oleh rakyat Indonesia " Ujar Ketua PW ISNU Sumut) Dr.H.Nispul Khoiri, M.Ag.

Lanjut Dr.H.Nispun Khoiri, M.Ag." Sudah seharusnya, masyarakat bersyuhkur dan bergembira ditunjukkan dalam bentuk turut memberikan pengamanan dan pengawalan bersama dengan menolak dan mengantisipasi berbagai anarkis yang justru dapat menodai proses pelantikan yang menjadi amanant dari konstitusi. Karena itu, respon positif masyarakat merupakan bentuk dukungan masyarakat. Pengawalan dan pengamanan masyarakat menjadi kekuatan tersendiri dalam memperkuat konstitusi, sekaligus dukungan masyarakat merupakan bagian dari penguatan negri ini, serta menjadi modal kekuatan Presiden - Wakil Presiden yang dilantik untuk membangun negri ini lebih baik lagi kedepan. Dukungan masyarakat juga menjadi simbol persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia. Negara ini akan semakin kuat dan sejahtera, jika persatuan dan kesatuan ditengah kebinekaan menjadi napas bersama. Jika tidak, Indonesia akan terpecah belah, ini yang harus diantisipasi secara bersama dengan mengajak masyarakat dan komponen bangsa untuk menjadikan persatuan sebagai kemaslahatan dinegri ini" Tegasnya

Dr. H. Nispul Khoiri, M.Ag, menyampaikan, dalam konteks ini, PW ISNU Sumut memberikan pernyataan sikap mendukung sepenuhnya pelantikan Presiden - Wakil Presiden terpilih periode 2019 - 2024. Menolak segala hal yang dapat mengganggu keamanan khususnya di daerah Sumut menjelang dan saat pelantikan Presiden - Wakil Presiden RI. Mendukung TNI - Polri menindak tegas segala aksi anarkis yang dapat mengganggu keamanan menjelang dan saat pelantikan Presiden - Wakil Presiden RI. Sekaligus PW ISNU Sumut mendoakan semoga pelantikan Presiden - Wakil Presiden ( Periode 2019 - 2024) Bapak Ir. H.Joko Widodo - Prof. Dr. KH. Ma' ruf Amin, berjalan dengan hidmad dan sukses" Pungkasnya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR