Luhut di Acara Groundbreaking BODT: Kalau Ada yang Menyakiti Bapak dan Ibu, Saya Akan Tumbuk Dia

Senin, 14 Oktober 2019 | 16.13 WIB

Bagikan:
Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan menghadiri groundbreaking pembangunan Kawasan Kaldera Danau Toba dan BODT di Desa Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Tobasa, Senin (14/10/2019). (Foto: medanbisnisdaily) 
Setarapost.comDalam acara groundbreaking pembangunan Kawasan Kaldera Danau Toba dan BODT di Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Senin (14/10), Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan, mengaku mendapat pesan dari Presiden Jokowi agar dalam pembangunan di kawasan ini tidak menyakiti warga di Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir. 

"Sebelum kami berangkat dari Jakarta, saya dipanggil Presiden dan menyampikan pesan supaya dalam pelaksanaan pembangunan Kaldera Danau Toba tidak menyakiti satu orang pun warga si Sigapiton," ujar Luhut. 
 Tujuan satu-satunya didirikan BPODT, menurut Luhut, adalah bagaimana mensejahterakan masyarakat melalui kehadiran atau kunjungan wisata ke Danau Toba.
"Akan terjadi pergerakan ekonomi di masyarakat di Sigapiton. Tidak akan ada tersakiti, kalau ada yang menyakiti bapak dan ibu di Sigapiton kasih tahu, saya akan tumbuk dia," ujarnya.
Dia juga menyampaikan bahwa spirit dari pemerintah cukup baik. Terkait kampung di Sigapiton yang saat ini dibangun Kaldera Danau Toba sudah disampaikan kepada warga perantau di Jakarta untuk investasi.
"Jangan mau diprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Apabila ada masalah, datang kepada saya dan kita carikan solusi yang terbaik," katanya.
Juga tentang adanya emak-emak yang demo buka baju adalah sangat disayangkan. Padahal pemerintah sangat menerima apa masukan dari masyarakat dan tidak etis demo seperti itu dilakukan.
"Selagi masih pada aturan main silahkan kita bicarakan nanti, jangan mau ditunggangi oleh kepentingan orang lain," pintanya.
Untuk masyarakat di Sigapiton, Luhut mengimbau supaya satu hati dan kompak menerima pembangunan sebagai upaya peningkatan ekonomi warga sekitar. (medanbisnisdaily
Bagikan:
KOMENTAR