OTT Di Padangsidimpuan Disebut Terkait Dana Bantuan Operasional Kesehatan

Sabtu, 05 Oktober 2019 | 14.05 WIB

Bagikan:
Padangsidimpuan - Setarapost.
Alokasi anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik berupa Bantuan Operasional Kesehatan Tahun Anggaran 2019 di Kota Padangsidimpuan diduga menjadi ajang pungutan liar sejumlah oknum.

Sesuai informasi yang diterima wartawan, Jumat 4 Oktober 2019, dikabarkan Tipikor Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan  disebut melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap oknum bendahara Puskesmas Wek I berinisial DA (39) dan mantan Kapus Wek I berinisial HPT (44) terkait pemotongan  dana Bantuan Operasional kesehatan (BOK) pada

Rabu 03 September 2019 sekira pukul 11.00 Wib di sebuah warung di jalan PMD Kelurahan Timbangan Kecamatan padangsidimpuan utara kota padangsidimpuan.

Dari OTT itu disebut diamankan berupa 3 buah buku catatan pribadi tentang penyaluran dana BOK dan uang sebesar Rp 38.000.000 (tiga puluh delapan juta rupiah) yang diduga hasil pemotongan atas pencairan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) semester I sebesar Rp. 84.987.500,- dan semester II sebesar Rp. 53.365.000,- dengan jumlah total sebesar Rp. 138.352.500.

Oleh bendahara, disebut atas sepengetahuan kapus membagikan kepada Pegawai dan Staf Puskesmas Wek I,  yang mana pada proses pembagian dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tersebut dilakukan pemotongan sebesar 41% dari jumlah yang diterima oleh Pegawai dan Staf Puskesmas yaitu setiap pegawai/staf seharusnya menerima sebesar Rp. 85.000,- namun yang diterima hanya sebesar Rp. 50.000.

Selanjutnya setelah dana BOK disimpan DA selaku bendahara puskesmas Wek I selama dua minggu barulah diserahkan kepada kapus wek I (pejabat lama) dan disaat dana BOK tersebut akan diserahkan kepada Kapus lama, unit tipikor polres padangsidimpuan disebut langsung mengamankan bendahara puskesmas berikut barang bukti.

Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP Abdi Abdillah yang dikonfirmasi wartawan, Jumat (4/10) malam membenarkan mengamankan oknum ASN yang bertugas di Puskesmas Wek I. " Kita masih melakukan pemeriksaan. Sabar ya."ujarnya. (STR)
Bagikan:
KOMENTAR