Pasca OTT Eldin, Ketua DPRD Medan Berharap Ke Depan Tidak Terulang Kembali

Jumat, 18 Oktober 2019 | 22.49 WIB

Bagikan:
Ketua DPRD Medan, Hasyim SE. 
Setarapost.comPasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Walikota Medan, Dzulmi Eldin, yang dilakukan  KPK Selasa (15/10/2019) lalu, pemerintahan di Pemko Medan sedikit terganggu, karena pucuk pimpinan di Kota Medan ini bersama 6 anak buahnya, termasuk seorang Kepala Dinas turut dijaring. 
Dengan kondisi tersebut, Ketua DPRD Medan, Hasyim SE  mengharapkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan agar semangat kerja. Hasyim mengatakan, seluruh program kerja yang ada di APBD Pemko Medan TA 2019 dan 2020 harus dijalankan maksimal.
"Wakil Walikota dan Sekda serta pimpinan SKPD diminta harus mampu mengendalikan roda pemerintahan. Seluruh program pembangunan apalagi infrastruktur dan pelayanan masyakarat harus tetap prioritas,” ujar Hasyim, Jumat (18/10) di Medan.
Politisi PDI Perjuangan ini menyarankan kepada pejabat Pemko Medan supaya jangan ragu-ragu dalam melaksanakan penggunaan APBD sesuai yang telah disahkan. 
“Jangan takut selama mengikuti peraturan, supaya pembangunan tidak terhambat,” paparnya.
Dia juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang, di jajaran Pemko Medan harus ada reformasi birokrasi yang dibarengi revolusi mental agar ASN Pemko Medan tidak lagi tersangkut dengan masalah hukum.
Masalah hukum beruntun terhadap 3 Wali Kota Medan, menurut Hasyim, akan berdampak nilai negatif terhadap Kota Medan. Dia berharap ke depan yang menjadi pemimpin Kota Medan adalah orang yang bersih dan terpercaya, agar tidak kembali tersangkut kasus serupa.
Mantan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan ini juga prihatin atas kasus hukum yang menimpa Walikota Medan, Dzulmi Eldin. 
“Ya, kita prihatin adanya OTT terhadap Wali Kota Medan ini. Saya kaget saat tahu dari media saat berada di Jakarta ,” akunya.
Hasyim mendoakan agar Dzulmi Eldin tabah menghadapi masalah ini. Dia yakin Wali Kota Medan tersebut dapat menjalani semua proses hukum sesuai ketentuan di KPK. 
Ke depan, harap Hasyim, hal seperti ini jangan terulang lagi di Kota Medan. (geosiar/spc
Bagikan:
KOMENTAR