Surat Tanah Dipalsukan, Jons Turnip Didampingi Kuasa Hukum Melapor Ke Poldasu

Minggu, 06 Oktober 2019 | 16.18 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Jons Arifin Turnip (65) warga Jalan Putri Hijau RT/RW : 6/2 Tanah Putih  Rokan Hilir Riau, terpaksa menempuh jalur hukum. Pasalnya surat tanah (Data Otentik) Jons Arifin Turnip yang berlokasi di Desa Lumban Suhi - Suhi Dolok, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir Diduga dipalsukan oleh Punguan Situmorang (50) dan Kepala Desa Parbaba Dolok Atas nama Kalpen Sinaga (45).

Dengan itu, korban Jons Arifin Turnip yang didampingi kuasa Hukumnya mendatangi Polda Sumatera Utara, Jum'at (04/10/2019) guna membuat laporan Polisi.

Tim Kuasa Hukum Jons Arifin Turnip bernama Beltsazar N.S.Panjaitan SH dan Revi Fauzi SH MH, dan Ricky H. Purba, S.H kepada Setarapost.com, didepan Pihak Kepolisian daerah sumatera utara menyatakan akan mengusut tuntas dan menindak tegas, para terlapor jika terbukti secara hukum melakukan tindak pidana dan mengatakan " kami menyerahkan sepenuhnya perkara ini kepada pihak kepolisian polda sumut dan tetap akan mengumpulkan data data dan bukti bukti yang terkait dalam perkara ini"

" Tanah tersebut, dialihkan kedua terlapor kepada PT.PLN Persero Unit Induk pembangunan sumatera  Bagian Utara  (Sumbagut) guna dibuatnya menara Sutet. Disinyalir juga , terdapat dugaan tindak pidana korupsi terkait ganti rugi menara Sutet milik PT.PLN Persero Unit Induk pembangunan (Sumbagut),  yang diduga dilakukan secara bersamaan oleh kedua terlapor dan oknum oknumlainya.  Pelapor Jons Arifin Turnip menyatakan telah mengalami kerugian mencapai 2 miliyar" Ucapnya sesuai dengan laporannya.

Lanjut kuasa Hukum pelapor Jons Arifin Turnip. Dengan Nomor : STTLP/1514/X/2019/Sumut/SPKT, kami berharap pihak Kepolisian Polda Sumatera Utara dapat menindaklanjuti perkara yang dialami Klien kami. Agar terciptanya keadilan Hukum di NKRI ini,  serta mengusut tuntas seluruh oknum yang terkait dalam hal tindak pidana tersebut.

" Kami selaku kuasa Hukum pelapor, sangat mengapresiasi dengan diterimanya laporan klien kami tersebut di Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Disitu aparat penegak hukum mengatakan" Akan mengusut tuntas dan menindak tegas, para terlapor jika terbukti secara Hukum melakukan tindak pidana." Sambung kuasa Hukum pelapor. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR