F-PDIP Dukung Instruksi Pemkab Sergai Terkait Domisili ASN, Ketua Fraksi PDIP Togar Situmorang: Jangan Hanya Instruksi Verbal, Kalau Perlu Bupati Terbitkan Surat Edaran.

Jumat, 08 November 2019 | 08.17 WIB

Bagikan:
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, Togar Situmorang, S.Pd. 
Setarapost.comSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serdang Bedagai, M. Faisal Hasrimy, pada saat memimpin  rapat koordinasi , Senin (4/11), di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, menyampaikan instruksi pimpinan kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bertempat tinggal di Kabupaten Sergai.

Instruksi tersebut, kata Faisal, tidak bisa ditawar lagi dan Pemkab Sergai memberikan waktu maksimal dua minggu untuk mempersiapkan segalanya. Menurutnya, dengan berkumpulnya semua OPD di Kabupaten Sergai, maka akselerasi pemerintahan akan lebih maksimal.

Menanggapi instruksi tersebut, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sergai, Togar Situmorang, S.Pd. mengungkapkan bahwa dia mendukung penuh kebijakan tersebut.

Saat dihubungi awak media, Jumat (8/11), Togar mengatakan bahwa kebijakan ini sangat perlu  karena menyangkut perekonomian daerah. Hal ini berkaitan dengan transaksi jual beli di Kabupaten Sergai. Dia mengatakan, ASN yang berdomisili di Sergai setidaknya dia akan belanja dan melakukan aktivitas ekonomi di Sergai. Otomatis tingkat pendapatan masyarakat akan bertambah dan perekonomian lokal akan berkembang.

"Jangan mereka (ASN, red.) terima gaji disini, tapi belanja di Medan atau di luar Sergai. Kita mau uang tersebut lebih banyak berputar di Sergai. Pasar-pasar akan hidup dan daya beli masyarakat akan terdorong," kata Togar.

Dia juga menegaskan agar ASN yang bekerja di lingkungan Pemkab Sergai harus dicek berapa persen yang masih berdomisili di luar Sergai atau di Medan. Bila perlu dilakukan tindakan razia terhadap status domisili ASN.

"Kita harus cek data seluruh OPD dan ASN yang berdomisili di Medan berapa persen, dan jika sudah dibuat aturan itu harus dilakukan pengawasan dan razia tempat tinggal. Jika ini tidak dilakukan maka Sergai khususnya Kecamatan Sei Rampah hanya akan menjadi daerah mati yang lesu perekonomiannya, akibat jarak tempuh Sergai-Medan sudah sangat dekat karena adanya jalan tol," ujar Togar yang juga Sekretaris DPC PDIP Sergai.

Terkait hal ini, kata Togar, Bupati Sergai dapat menerbitkan Surat Edaran (SE) agar tidak sekedar instruksi verbal. Jika pemerintah tegas menyikapi hal ini, maka dia yakin pelan-pelan perekonomian dan pelaku usaha di Sergai akan berkembang dengan baik.

Jika tidak ada langkah konkrit terkait hal ini, tambah Togar, maka Fraksi PDI Perjuangan akan mendesak DPRD Sergai untuk memanggil Bupati mempertanyakan perkembangan dari instruksi tersebut.

"Kami juga akan mendorong pemerintah
untuk segera menjadikan Sei Rampah menjadi ibukota Sergai dengan membuat ikon budaya yang wajib dilestarikan," ucapnya.(spc)

Bagikan:
KOMENTAR