Anies Terkejut Kepala BAPPEDA Mundur

Jumat, 01 November 2019 | 20.39 WIB

Bagikan:
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Mahendra Satria Wirawan, saat mengumumkan pengunduran dirinya di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/11). 
Setarapost.comKepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Sri Mahendra, mundur dari jabatannya di tengah-tengah sorotan terhadap rencana anggaran DKI Jakarta untuk 2020. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengaku terkejut.

Pengunduran diri Mahendra ini awalnya disampaikan Anies saat jumpa pers di Balai Kota. Dia lalu meminta Mahendra menyampaikan sendiri pengunduran dirinya.

Mahendra mengatakan bahwa saat ini Pemprov DKI membutuhkan Bappeda yang lebih baik lagi. Seperti diketahui, Bappeda bertanggung jawab menyusun anggaran DKI, termasuk soal sistem e-budgeting.

Setelah itu, Anies kembali angkat bicara. Dia mengaku terkejut atas keputusan Mahendra tapi menghargainya.

"Kami apresiasi atas kinerja selama ini dan cukup terkejut dengan permohonan beliau. Namun kami menerima permohonan pengunduran diri Pak Hendra," ucap Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2019).

"Ini adalah sebuah sikap yang perlu dihormati perlu dihargai ketika memilih untuk memberikan kesempatan kepada yang lain ketika memikirkan organisasi di atas kepentingan dirinya," sambungnya.

Anies menunjuk Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan dan Pemukiman, Suharti, menjadi Plt Kepala Bappeda. Menurut Anies, sosok Suharti yang pernah bekerja di Bappenas sudah berpengalaman di bidang perencanaan. Nantinya, posisi definitif Kepala Bappeda akan dicari lewat seleksi terbuka.

Mahendra adalah anak buah Anies kedua yang mundur di tengah heboh sorotan ke rencana anggaran DKI. Kemarin, Edy Junaedi lebih dahulu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kadis Pariwisata dan Budaya DKI dengan alasan ingin jadi staf di TMII. Sebelum pengunduran diri Edy itu, Dinas Pariwisata sempat jadi sorotan gara-gara anggaran influencer Rp 5 miliar.(detikcom
Bagikan:
KOMENTAR