Di Musyorkab KONI, Bupati Tapsel Minta Prioritaskan Atlit Asli Daerah

Kamis, 28 November 2019 | 17.25 WIB

Bagikan:
Tapanuli Selatan - Setarapost
Di era yang serba kompetitif ini, secara prestasi olahraga di Kabupaten Tapanuli Selatan, namun masih banyak atlet yang beridentitas kependudukan di luar Kabupaten Tapanuli Selatan.

Karena itu kepada seluruh pengurus cabang olahraga dan  KONI periode 2019-2023 yang akan dipilih lewat Musyorkab diminta agar ke depan memakai atlet asli daerah.

Hal itu di sampaikan Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu pada Musyawarah Kabupaten (Musyorkab)
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tapanuli Selatan masa bakti 2019-2023 di kantor Dinas Pariwisata, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Kamis 28 November 2019.

Syahrul selanjutnya mengatakan tidak lah penting bagi harus juara ini juara  itu jika atletnya bukan warga asli Tapsel. " Apapun hasilnya, jika itu warga asli Tapsel, saya senang karena bisa menjadi bahan evaluasi untuk diperbaiki," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Syahrul M. Pasaribu juga berterimakasih kepada KONI Tapsel masa bakti 2015-2019 karena telah maksimal membantu pemerintah daerah membina dan mengembangkan olahraga di Tapsel.

Sebelum resmi membuka Musyorkab, Bupati Syahrul menyampaikan bahwa di tahun anggaran 2020 nanti Pemkab Tapsel mengadakan bantuan bus bagi KONI dan juga secara bertahap akan membangun sport centre.

Sebelumnya, Ketua KONI Tapsel periode 2015-2019 Zulkifli Lubis  diwakili Ketua Harian Zunaidi melaporkan, Musyorkab ini diikuti 17 daeri 18 pengurus cabang olahraga yang ada dan terdaftar di Tapsel.

Musyorkab digelar setelah berakhirnya masa kepengurusan KONI Tapsel periode 2015-2019. Selain memilih Ketua untuk periode 2019-2023, musyawarah ini akan menetapkan program kerja empat tahun ke depan.

‎Sementara Ketua KONI Sumut Jhon Lubis melalui Wakil Ketua Syakiruddin mengaku sangat kesulitan untuk mengumpulkan datavalid jumlah club dan atlet. Sebab, pengurus KONI dan cabang olahraga di daerah tidak bisa memberikan data real.

"Analisa saya, masih banyak Cabor yang sama sekali tidak memiliki club. Artinya, organisasi hanya simbol dan tidak ada kegiatan," katanya.

Kepada pengurus KONI Tapsel 2019-2023 yang terpilih nantinya, Syakiruddin minta penitikberatan program kerja pada tata kelola organisasi. Terutama pembentukan club dan data base atlet secara real.‎

Pembukaan Musyorkab KONI Tapsel 2019-2023 diakhiri dengan‎ pnyerahan perangkat olahraga kepada delapan pengurus cabang olahraga. Yakni‎ Cabor tnju, angkat besi, silat, ateltik, gulat, catur, bilyar dan karate.

Musyorkab yang dibuka Bupati Tapsel Syahrul M. Pasaribu dan dihadiri Wakil Ketua KONI Sumut Syakirudidin bersama Ketua Bidang Organisasi Syahrir, Ketua Bidang Humas Hamonangan, Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang, Kadis Pariwisata Abdul Saftar, Kadis Pendidikan Amros K. Matua.(S Togi R)
Bagikan:
KOMENTAR