Rudy Hermanto Minta Pemerintah Beri Fasilitas Penyandang Disabilitas di Tempat Umum

Minggu, 10 November 2019 | 22.14 WIB

Bagikan:
Anggota DPRD Sumut Rudy Hermanto dan  Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara Ir. Halen Purba, MM mewakili Gubernur Sumatera Utara foto bersama dengan peserta Peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) Sumut 2019, Minggu (10/10) di Taman Budaya Sumut.

Medan, Setara Post
Anggota DPRD Sumut Rudy Hermanto mengharapkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar memberikan fasilitas terutama alat informasi di tempat tempat umum bagi para penyandang disabilitas sehingga dapat membantu mereka dalam berinteraksi di tengah tengah masyarakat.

"Saya berharap kedepan di tempat tempat umum seperti bandara atau stasiun kereta api dibuat alat informasi bagi para penyandang disabilitas baik tuna rungu maupun tuna wicara sehingga mereka tidak kesusahan saat berada di ruang publik," ujar Rudy Hermanto saat memberikan sambutan di acara Peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) Sumut 2019, Minggu (10/10) di Taman Budaya Sumut.
Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut ini juga mengharapkan pemerintah tidak hanya sekedar retorika dalam memberikan hak hak para penyandang disabilitas. Seperti halnya memberikan kesempatan kepada mereka untuk bekerja di kantor pemerintahan maupun swasta

"Saya minta kepada pemerintah untuk tidak membantu secara retorika. Tapi beri kesempatan kepada para disabilitas agar dapat menerima bekerja di kantor Kantor pemerintah maupun swasta," harap Rudy Hermanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara Bpk. Ir. Halen Purba, MM mewakili Gubernur Sumatera Utara dalam sambutannya mengatakan dengan memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional 2019 ini kita telah turut membantu mengembangkan bahasa isyarat di tengah masyarakat.

Pemprovsu juga mengharapkan peran serta masyarakat untuk memberikan dukungan kepada orang tuli dan bisu dalam berkomunikasi.

"Semoga dengan peringatan ini kita dapat meningkatkan komunikasi dan interaksi dengan saudara saudara kita yang kurang beruntung," ujarnya.

Sedangkan Ketua Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin)Sumut M. AYUB Purba berharap kiranya seluruh penyandang tuna rungu maupun tuna wicara dapat selalu menjadi persatuan dan kesolidan dalam organisasi Gerkatin.

Dalam Peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) yang digelar Gerkatin Sumut ini turut dimeriahkan dengan penampilan tarian daerah yang dibawakan oleh para penyandang tuna rungu dan tuna wicara serta pelatihan bahasa isyarat yang diikuti oleh ratusan peserta. (Agm)

Bagikan:
KOMENTAR