Berumur 114 Tahun Masih Mengecewakan, Komisi C DPRD Sumut Pertanyakan Masalah Keuangan dan Pelayanan yang Buruk di PDAM Tirtanadi

Kamis, 09 Januari 2020 | 00.22 WIB

Bagikan:
Medan, Setara Post
Perusahaan Air Minum milik pemerintah provinsi Sumut PDAM Tirtanadi yang sudah berumur 114 tahun masih mengecewakan masyarakat Sumut khususnya Kota Medan. Hal itu terbukti dengan masih banyaknya keluhan masyarakat terkait penyaluran air bersih serta pendapatan perusahaan yang masih buruk.

Hal ini terungkap pada rapat dengar pendapat antara PDAM Tirtanadi dengan Komisi C DPRD Sumut, Selasa (7/1) di ruang rapat komisi C DPRD Sumut.

Dalam rapat dengar pendapat tersebut, sejumlah anggota dewan menyampaikan keluhan masyarakat yang diterima pada saat melaksanakan reses tahun 2019 lalu di dapil masing-masing.

"Kemarin waktu kita reses banyak sekali masyarakat yang masih mengeluhkan tentang buruknya penyaluran air yang masih berlumpur serta tidak jalan sama sekali diantaranya di Mabar Hilir dan Denai," ungkap anggota DPRD Sumut Artha Berliana Samosir.

Sementara itu, Anggota Komisi C lainnya Beny Sihotang dalam kesempatan yang sama juga mempertanyakan laporan keuangan PDAM Tirtanadi yang tidak diberikan pada saat rapat dengan komisi C tersebut. Ia juga mengeluhkan buruknya penyaluran air bersih di sekitar komplek perumahannya.

"Saya bertanya rapat sekali lagi kita diberikan laporan keuangan PDAM Tirtanadi sehingga kita dapat mengetahui apa permasalahan yang harus dibantu," ujar Beny Sihotang.

Sedangkan anggota komisi C Rudy Hermanto dalam rapat tersebut menduga ada permufakatan jahat di tubuh PDAM Tirtanadi sehingga tidak mampu memberikan pemasukan PAD yang besar kepada Pemprovsu.

"Sebuah perusahaan yang sudah berumur 114 tahun dan memiliki pelanggan yang begitu besar masak hanya mampu memberikan ke PAD sebesar Rp. 20 Miliar. Padahal jika jumlah pelanggan membayar Rp. 100.000.- saja setiap orang maka diperkirakan akan mencapai Rp.500 miliar lebih penjualan di PDAM Tirtanadi ini. Jadi kemana ini uangnya, apa ada permufakatan jahat di perusahaan ini," tegas Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini.

Menanggapi pernyataan sejumlah anggota dewan, Dirut PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri menyatakan bahwa direksi PDAM Tirtanadi yang baru saja dilantik pada 2019 kemarin akan berusaha untuk membangkitkan perusahaan air minum milik pemerintah provinsi ini.

Trisno juga memaparkan sejumlah rencana PDAM Tirtanadi dalam meningkatkan mutu serta pelayanan kepada masyarakat. Ia juga memaparkan sejumlah rencana PDAM Tirtanadi yang akan melakukan pengelolaan air limbah.

"Kami jajaran direksi yang baru saja dilantik ini akan berusaha untuk memajukan PDAM Tirtanadi dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat untuk itu kami berharap dukungan dari bapak ibu sekalian," ujar Trisno Sumantri. (Agm)

Bagikan:
KOMENTAR