Kapolrestabes Medan Ungkap Kasus Jambret 26 Kali Beraksi

Minggu, 19 Januari 2020 | 12.14 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost. Para jambret yang sudah beraksi 26 kali, akhirnya berhasil ditangkap polisi. Dengan itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Johhny Edison Isir, Sik, MTCP, gelar Pres Release kasus pencurian dengan pemberatan (Jambret) yang sudah beraksi 26 kali diwilayah hukum Polrestabes Medan.

Pres Release terlaksana dilapangan apel Polrestabes Medan, Jalan H M Said No 1 Medan, Sabtu (18/1/2020) yang dihadiri langsung Kapolrestabes Medan Kombes Pol.Johhny Edison Isir, Sik, MTCP, dan didampingi oleh Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H. Tobing SIK MH, Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Philip Antonio Purba SH MH, Panit II Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Imanuel Ginting SH MH, dan sejumlah personel Polsek Medan Baru.

Para tersangka berjumlah 4 orang yang masing - masing bernama Bobi Haryadi alias Bobi (28), Ragil Hendra Lesmana Silitonga alias Ragil (21), M.Risky Agung alias Agung (18) dan Rinaldi alias Bocil (21).
 
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johhny Eddison Isir, Sik, MTCP, kepada sejumlah wartawan mengatakan" Penangkapan para tersangka, berawal laporan korban yang merupakan ibu rumah tangga bernama Clara Elyda Sinaga (61) warga Jalan Perum, Wisata Amsterdam B.28 Cileungis, Kabupaten Bogor. Korban ini dijambret diseputaran Jalan Gatot Subroto depan Hotel Four Point, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (8/1/2020) sekira pukul 21:30 Wib" Ujarnya.

Orang nomor 1 di Polrestabes Medan ini menjelaskan, saat itu korban yang pulang menaikki becak motor (Betor) dari Jalan Mongonsidi. Begitu sampai dijalan S.Parman, korban berhenti disalah satu warung untuk makan malam. Usai makan malam, korban yang ditemani orang tuanya menaikki becak Betor kembali mau pulang kerumahnya.

Begitu tiba ditempat kejadian perkara (TKP), becak yang dinaikki korban didatangi dua pria yang berboncengan naik sepeda motor Suzuki FU. Tiba - tiba seorang pelaku yang dibonceng menarik tas korban, sehingga membuat korban terjatuh dari becak Betor yang mengakibatkan kepala belakang sebelah kiri korban terluka. Karena korban mengalami luka serius, terpaksa dirawat inap medis di RS. Adven" Ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johhny Eddison Isir, Sik, MTCP.

Lanjut Johhny Edison Isir, begitu dapat laporan bahwa adanya korban jambret dijalan Gatot Subroto depan Hotel Four. Personel Unit Reskrim Polsek Medan Baru bergegas ke TKP dan langsung melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku sedang berada dirumah kos - kosan dijalan Kapten Sumarsono, Gang Dahlia Medan Helvetia.

" Alhasil petugas dapat menangkap para pelaku, didalam rumah kos - kosan tersebut. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti dari hasil kejahatan yang disimpan para pelaku didalam kamar kosnya beserta narkotika jenis sabu dan alat isab sabu.

" Namun saat mau diamankan, para pelaku berusaha melarikan diri sehingga diberikan tindakan tegas terukur oleh petugas dibagian kaki para pelaku. Sebelumnya petugas sudah menembak keudara, tapi tembak peringatan tersebut tidak dihiraukan para pelaku" Jelas Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johhny Eddison Isir, Sik, MTCP.

Masih dikatakan Johhny Edison Isir, saat diintrogasi oleh petugas, ke empat para pelaku mengaku telah melakukan tindak kejahatan jambret sebanyak 26 kali. Di TKP tersebut, dengan modus operandi jambret terhadap korbanya wanita dan laki - laki yang kelihatan lemah. Selanjutnya, para pelaku menarik tas atau merampas HP dengan cara paksa.

" Kalau tersangka Rinaldi alias Bocil ini, merupakan resedivis pada tahun 2015 yang ditangkap Polsek Helvetia dalam perkara penganiayaan dan dihukum 10 bulan penjara. Di Tahun 2017, tersangka ini ditangkap kembali oleh Polsek Helvetia dengan kasus Curas / Jambret dan menjalankan hukuman 4 tahun penjara.

" Sedangkan tersangka Bobby resedivis yang ditangkap Polsek Helvetia pada tahun 2015, dalam perkara penganiayaan dan menjalankan hukuman 6 bulan penjara. Kalau tersangka Ragil resedivis yang ditangkap Polsek Sunggal pada tahun 2015, dalam perkara Curas / Jambret dan menjalankan hukuman 1 tahun 6 bulan.

" Untuk barang bukti yang diamankan petugas dari para pelaku yaitu 1 unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna Hitam BK 450 AET, 1 unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna Putih BK 5036 AHB, 1 unit sepeda motor Honda Vario warna Putih BK 3346 AFF, 1 unit sepeda motor Honda Scopy warna Merah BK 3707 ACR, 1 buah cincin, 1 pasang anting, 2 buah kalung, 16 buah KTP, 4 buah NPWP, 11 buah STNK, 10 buah BPJS, 20 buah kartu ATM / kartu kredit, 5 kartu member, 3 buah buku rekening BANK, 3 buah Id Card, 20 buah tas, 13 buah dompet, 4 buah Helm dan 3 buah Jaket" Pungkas orang nomor 1 di Polrestabes Medan Kombes Pol Johhny Eddison Isir, Sik, MTCP. Afd
Bagikan:
KOMENTAR