Dua Curanmor Lumpuh Di Terjang Timah Panas Tekab Polsek Medan Area

Minggu, 23 Februari 2020 | 11.43 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost. Dua pelaku pencurian kendaraan sepeda motor (Curanmor), terpaksa harus terpincang - pincang kakinya usai diterjang peluru timah panas milik Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Medan Area, Sabtu (22/2/2020) pukul 11:30 Wib. Pasalnya, usai diamankan petugas kedua bandit jalanan ini berusaha melarikan diri saat dilakukan pengembangan.

Kedua bandit jalanan yang diterjang peluru timah panas milik polisi  bernama Ridwan Harahap (31) warga Jalan Beringin Pasar V Gang Mentimun, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan dan Fahrul Rozi Pane (30) warga Jalan Srikandi Gang Sipirok, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai. Akibat ulahnya yang sudah meresahkan masyarakat, kedua begundal ini beserta barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi BK 6372 SU dan kunci leter T, dibawa oleh petugas ke Mapolsek Medan Area guna menjalani proses hukum selanjutnya.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chan SH MH, melalui Kanit Reskrim Iptu Jhons Panjaitan kepada wartawan mengatakan" Kedua tersangka ini suda beberapa kali melakukan pencurian kendaraan sepeda motor (Curanmor), yang diantara milik korban bernama Subahan Ahmad Fadli (20) warga Jalan Medan Area Selatan, Zihan Fazira (21) warga Jalan SM.Raja Gang Indrajit dan Kasran Panggodian Sir (21) warga Jalan Bulutangkis / Pasar Merat Barat, Kecamatan Medan Kota" ujarnya.

Jhons Penjaitan menjelaskan, kedua tersangka ini berhasil ditangkap usai melakukan aksi kejahatanya diseputaran Jalan Halat depan Gang Dame, Kecamatan Medan Area.

"Saat dilakukan pengembangan oleh petugas dimana kedua tersangka menjual sepeda motor hasil curian tersebut, sehigga berhasil dilakukan penggerebekan tempat transaksi dijalan Selamat Ketaren, kedua tersangka berusaha melarikan diri.

" Dengan gerak cepat, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Medan Area melakukan pengejaran terhadap kedua tersangka sambil meletus tembakan peringatan keudara, namun tidak dihiraukan kedua tersangka sehingga terpaksa ditembak oleh petugas kedua kaki tersangka. Setelah berhasil dilumpuhkan kedua tersangka dibawa oleh petugas  ke RS.Bayangkara guna mendapatak perawatan medis.

" Atas perbuatanya, kedua tersangka dipersanggakan Pasal 363 KHUPidana terancam hukuman 5 tahun penjara" jelas Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Jhons Panjaitan. Afd
Bagikan:
KOMENTAR