Terima Perwakilan Tokoh Agama dari FKSIB, Rudy Hermanto : Kebhinekaan di Sumut Harus Terus Dirawat

Kamis, 19 Maret 2020 | 12.43 WIB

Bagikan:
Medan, Setara Post
Sebagai negara yang berazaskan Pancasila, maka kita wajib untuk terus merawat serta menjaga kebhinekaan di tengah tengah masyarakat khususnya Sumatera Utara.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Rudy Hermanto saat menerima audiensi pengurus Forum Kebhinekaan Solidaritas Indonesia Bersatu (FKSIB) di ruang Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Rabu (18/3).

Kepada pengurus FKSIB, Rudy Hermanto menyatakan dirinya mendukung sepenuhnya serta siap dilibatkan dalam program kerja FKSIB dalam menjaga kebhinekaan serta mengajarkan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat.

"Pancasila adalah dasar negara yang harus kita jaga, oleh karena itu saya siap mendukung sepenuhnya kegiatan yang dilakukan oleh FKSIB dalam membumikan Pancasila dan menjaga kebhinekaan di tengah tengah masyarakat," ungkap Rudy Hermanto.

Dalam audiensi tersebut turut dihadiri oleh para pengurus dengan berbagai aliran dan kepercayaan agama yang berbeda yaitu Ustadz Martono ( Ketua FKSIB ) Tokoh Agama Islam,  Hermanto (Ketua  DPW  SIB Sumut ) Pendeta Hulman ( Sekretaris FKSIB ) Tokoh Agama Kristen  Pendeta Hulman Tinambunan STH ( Sekretaris FKSIB ) Perwakilan Tokoh Agama Buddha The Chinchai  & Tokoh Pendidikan, Bpk. Johan Adjuan ( Tokoh Agama Konghucu ),Pastor Reinhard Tamba (Tokoh Agama Katholik),EV Lombok Siahaan STH (mewakili agama Kristen Protestan) dan ,Panindita I Wayan Sure (Tokoh Agama Hindu) serta Moy Sulastri Siburian (Bagian perempuan dan anak FKSIB dan pemerhati anak berkebutuhan khusus) serta Askar Marlindo (Koordinator Media Centre FKSIB) Sumut).

Ketua FKSIB Ustadz Martono menyatakan FKSIB  adalah sebuah lembaga yang akan tetap berkomitmen membangun persaudaraan sejati dan menghormati perbedaan suku, agama,  ras dan antargolongan (SARA) dan merawat kebhinekaaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Sumut.

Untuk itu dia  mengajak semua pihak dapat meredam kekuatan buruk segelintir oknum berkehendak memecah belah negara kesatuan republik indonesia (NKRI) terutama di Sumut khususnya dikota Medan.

“Kita paling tidak setuju jika ada sekelompok yang hendak membangun kekuatan merusak NKRI," tegasnya. (Agm)
Bagikan:
KOMENTAR