Camat Medan Denai Dan Perwakilan Dinsos Saling Buang Badan Terkait Bantuan BST

Kamis, 18 Juni 2020 | 11.21 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost. Sudahlah masyarakat dalam kesulitan ekonomi karena terdampak virus corona (Covid - 19), ini malah dua instansi terkait diduga permainkan Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar  Rp.600.000 untuk masyarakat yang berhak mendapatkanya.

Informasi yang didapat, terjadinya pertikaian antara dua instansi terkait dikecamatan Medan Denai. Disitu, Sukiran perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Kecamatan Medan Denai saling buang - membuang dengan Camat Medan Denai Ali Sipahutar mengenai Bantuan Sosial Tunai (BST).

Sukiran selaku perwakilan Dinas Sosial (Dinsos)  dikecamatan Medan Denai saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (21/5/2020) mengatakan" Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp.600.000 dari pusat ialah berupa beras 20 kilo dan gula 2 kilo yang didapatkan masyarakat. Kalau sudah mendapatkan beras dan gula tersebut,  (BST) tidak dapat lagi.

"Untuk lebih jelas lagi mengenai BST Rp.600.000,  silahkan kalian pertanyakan sama Camat Medan Denai, pak Camat tau itu semuanya" ucap Sukiran dengan lantang.

Padahal,  beras 20 kilo dan 2 kilo gula yang didapatkan masyarakat bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan, untuk masyarakat yang terdampak wabah virus corona (Covid - 19). Untuk BST Rp.600.000, bantuan dari Kementrian Sosial buat membantu ekonomi masyarakat yang terdampak wabah virus corona (Covid - 19) juga.

Camat Medan Denai Ali Sipahutar saat dikonfirmasi wartawan melalui seluler terkait BST, Rabu (17/6/2020) menjawab" Kami tidak tau menau tentang hal itu  coba temui Sukiran, dia yang tau tentang hal tersebut" jawabnya dengan singkat. Afd
Bagikan:
KOMENTAR