Jaringan Narkoba Aceh - Sumut Di Gagalkan Polda Sumut

Selasa, 16 Juni 2020 | 09.15 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost. Peredaran narkotika harus diberantas habis - habisan , agar masyarakat dan generasi penerus bangsa dapat terselamatkan dari narkotika, kususnya di Sumatera Utara. Dengan itu, Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si, yang didampingi oleh sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Sumut. Mengungkap kasus 15 Kg sabu jaringan Aceh - Sumut, yang berhasil digagalkan oleh Dit Resnarkoba Polda Sumut didepan ruang jenazah RS. Bhayangkara II Medan, Senin (15/6/2020) sekira pukul 14:00 Wib.

Dihadapan sejumlah awak media Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si, mengatakan" Kita  berhasil menangkap tiga tersangka, namun 1 dari 3 tersangka terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur oleh petugas karena melakukan perlawanan saat mau ditangkap. Ketiga tersangka yang berhasil kita tangkap yaitu berinisial KR, HS dan MYN.

" Berawal ketiga tersangka berhasil ditangkap oleh petugas , atas informasi dari masyarakat, Minggu (14/6/2020). Disitu, masyarakat menyebutkan bahwa ada seorang lelaki membawa narkotika jenis sabu dari Aceh menuju Sumatera Utara melalui Jalan Lintas Sumatera Besitang Kabupaten Langkat.

" Berbekal informasi tersebut, personel unit II Subdit II Dit Resnarkoba Polda Sumut langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dilokasi petugas memberhentikan 1 unit mobil Yaris warna Hitam yang didalamnya tersangka KR dan HS" ucap Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si.

Masih dikatakan Kapoldasu" Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 1 buah tas ransel warna Hitam yang didalamnya berisikan 5 bungkus teh cina. Untuk memastikanya petugas membuka bungkus teh cina tersebut, yang ternyata narkotika jenis sabu seberat 5 Kg.

" Saat diintrogasi oleh petugas, kedua tersangka mengaku disuruh oleh MYN yang sebelumnya mereka telah menyerahkan 1 buah tas ransel berisikan 10 bungkus teh china yang berisikan Narkotika jenis sabu kepada MYN dengan mengendarai 1 (satu) unit mobil Inova warna  biru BK 1262 AL.

"Selanjutnya, pada hari Minggu tanggal 14 Juni 2020 sekira pukul 23.00 Wib, Personel Unit II Subdit II Dit Resnarkoba Polda Sumut melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap MYN dan menemukan mobil sesuai ciri-ciri informasi yang diperoleh dari kedua tersangka sebelumnya.


"Di Jalan Megawati Binjai dan pada saat mobil tersebut akan dihentikan, pengemudi tidak mau diberhentikan dan terjadi kejar-kejaran hingga akhirnya Petugas dapat menghentikan di simpang jalan tol Binjai - Medan. Namun saat pelaku turun dari mobilnya, pelaku inisial MYN langsung melakukan perlawanan dengan menodongkan senjata api ke arah petugas . Kemudian petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur

"Didalam mobil yang dikendarai MYN  ditemukan dan disita barang bukti berupa 1  buah tas ransel warna hitam hijau berisikan 10  bungkus teh china warna hijau muda berisikan Narkotika Jenis sabu seberat 10 (sepuluh) Kg. Selanjutnya, petugas membawa tersangka MYN ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan pertolongan medis,  namun ditengah perjalanan menuju rumah sakit,  tersangka MYN meninggal dunia.

"Dari hasil penangkapan 15 Kg sabu , berarti 150.000 (seratus lima puluh ribu) orang dengan asumsi 1 gram sabu untuk 10 orang pengguna. Kami juga akan selidiki terkait kepemilikan senjata tajam para tersangka", jelas orang nomor 1 di Polda Sumut Irjen Pol. Martuani Sormin, M.Si. Afd
Bagikan:
KOMENTAR