Mantan Kapolrestabes Medan Jabat Wakapolda Sumut

Sabtu, 06 Juni 2020 | 13.15 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost. Siapa yang tidak kenal dengan Brigjen Pol Dr. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, yang sebelumnya menjabat Kapolrestabes Medan. Sesuai surat telegram rahasia (TR) nomor Kep/ 1180/ VI/2020 tanggal 5 Juni 2020, yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Idham Aziz. Brigjen Pol Dr. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, dimutasi menjabat sebagai Wakapolda Sumatera Utara.

Usai menjabat Kapolrestabes Medan, Brigjen Dadang dimutasi menjabat Karorenmin Bareskrim Polri. Kini Brigjen Dadang  mengisi posisi seniornya yaitu, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto yang dimutasi menduduki jabatan baru sebagai Kasetukpa Lemdiklat Polri.

Diketahui, nama Brigjen Dadang Hartanto sudah tidak asing lagi di Kota Medan. Pasalnya, Jenderal dengan pangkat bintang 1 di pundaknya itu pernah menjabat sebagai Kapolrestabes Medan dalam kurun waktu 2 tahun lebih. Bahkan, pangkat bintang satunya itu pun ‘pecah’ saat ia masih menjabat Kapolrestabes Medan.

Selama menjabat Kapolrestabes Medan waktu itu, banyak terobosan maupun inovasi yang dilakukannya, mulai dalam hal menggempur habis peredaran narkoba, menciptakan suasana yang kondusif dan menumpas habis para pelaku kejahatan jalanan (begal). Tak lupa, Ketua MUI Kota Medan, Prof Dr. Muhammad Hatta sempat mengucapkan bahwa Brigjen Dadang seperti ustadz dengan karakter imannya yang baik.

Menurut beberapa perwira di jajaran Polrestabes Medan, Brigjen Dadang yang dikenal religius dengan sholat subuh berjamaahnya, Jumat Barokah dan maghrib mengaji ini, dinilai sebagai perwira yang jago menganalisis. Bukan tanpa alasan, dirinya kerap memprediksi dan membandingkan angka kejahatan dari tahun sebelumnya ke tahun berikutnya. Selama ia menjabat Kapolrestabes Medan, angka kejahatan menurun dengan program-program dan analisis yang ia pikirkan dan jalani dalam menindaklanjutinya.

Selain itu, tak banyak yang tahu bahwa Brigjen Dadang merupakan pejabat polisi yang dermawan dan murah hati. Tak sedikit orang-orang yang dibantunya yang memang benar-benar membutuhkan.

Ada cerita unik nan menyentuh hati saat Brigjen Dadang beberapa waktu lalu sewaktu masih menjabat Kapolrestabes Medan memberi tali asih kepada seorang bocah penderita hidrosefalus. Kedatangannya usai sholat maghrib ke rumah penderita penyakit penumpukan cairan di rongga otak itu bersama asisten pribadi dan seorang oknum wartawan.

Ketika itu, kedua orangtua bocah penderita hidrosefalus menanyakan tentang siapa beliau. Namun, saat itu dengan suara khasnya Brigjen Dadang malah menjawab bahwa dirinya adalah anak buah dari oknum wartawan yang ikut menemaninya saat itu.

Ternyata, kedua orangtua bocah tersebut tidak percaya begitu saja karena Brigjen Dadang yang kala itu datang mengenakan kemeja dan celana keper hitam membuatnya penasaran. Akhirnya rasa penasaran mereka terjawab bahwa Brigjen Dadang adalah seorang pejabat polisi di Medan.

“Bapak Kapolrestabes Medan kan? Saya lihat di internet ada wajah bapak. Ya Allah terimakasih yah pak sudah membantu,” kata ibu penderita hidrosefalus saat menerima kedatangan Brigjen Dadang untuk kedua kalinya.

Sontak saja suasana pun pecah disambut hangatnya tawa setelah Brigjen Dadang mendengar perkataan tersebut.

Selamat datang kembali Brigjen Dadang Hartanto, selamat bertugas semoga amanah. Afd
Bagikan:
KOMENTAR