Soal Pembangunan Hotel Bintang 4 Jadi Ruko, Wakil Ketua DPRD T. Tinggi Minta Izinnya Ditinjau

Jumat, 05 Juni 2020 | 09.03 WIB

Bagikan:
Tebing Tinggi, Setarapost.
Terkait dengan perubahan pembangunan Hotel berbintang yang kini berubah menjadi pembangunan Rumah Toko (Ruko)  menuai berbagai polemik dikalangan masyarakat terutama kalangan DPRD Kota Tebing Tinggi.
Pembangunan Hotel berbintang empat yang di resmikan peletakan batu pertama pada bulan November Tahun 2019 lalu oleh Walikota Tebing Tinggi Bapak Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan MM terletak di jalan KF Tandean kelurahan Bandar Utama, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi, dengan nama "GRAND MANSION HOTEL" ,ternyata saat ini sudah berubah total menjadi pembangunan 50 unit Roko.
Hal ini di ungkapkan secara tegas oleh Wakil ketua DPRD Kota Tebing Tinggi Bapak Iman Irdian Saragih SE kepada Setarapost, 2/6/2020.

Beliau berpendapat bahwa si pengelola (owner) sudah melakukan pembohongan publik, karna saat peletakan batu pertama iman irdian saragih ikut mendampingi walikota, sehingga perubahan yang begitu drastis ini sangat mengejutkan dirinya karna tidak ada pemberitahian, jangan jangan karna si pemilik investor tergolong orang berduit sehingga sesuka hati membuat peraturannya dan mengatur pemerintah kota dengan menyulap izin pembangunan hotel menjadi pembangunan ruko.

Iman Irdian Saragih meminta kepada komisi II DPRD untuk segera mungkin memanggil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) serta pengelola(owner) agar memberi keterangan secara terbuka dan transparan terkait dengan perubahan izin pembangunan hotel berbintang empat menjadi pembangunan Rumah Toko sebanyak 50 unit.

Untuk itu Iman Irdian Saragih meminta agar proses pelaksanaan pembangunannya dihentikan dahulu sebelum sipemiliknya menyampaikan kepublik tentang perubahan ini. Iman Irdian selanjutnya berharap agar Satpol PP turun langgsung ke lokasi untuk melihat apakah benar ada IMB nya dan izin Reklame serta Baleho yang ter pajang disana, jangan kepada rakyat kecil SatpolPP turun Melihat pembangunannya, kalau kepada pengusaha ternama di kota ini satpolPP enggan memerilsanya,katanya mengakhiri.

Sementara itu, Kepala Dinas PMPPTSP Kota Tebing Tinggi Surya Dharma Panjaitan kepada setarapost mengatakan bahwa,perubahan ini terlebih dahulu telah disampaikan kepada pemerintah kota sehingga kami merasa tidak terkejut dari hotel menjadi ruko, Surya Darma menambahkan bahwa  hal ini bukanlah sebuah pembohongan publik atau membohongi pemerintah kota , yg lebih aneh lagi menurut kepala Dinas bahwa sewaktu peletakan batu pertama itu izin bangunan hotelnya belum diurus,  sehingga terkesan ada apa dibalik semua ini.

Sebagai mana kita ketahui bersama bahwa pengelola(owner)bangunan ini adalah orang kaya bernama ASIONG yang dekat dengan semua pihak, sampai dimana kelanjutannya setarapost akan terus menelusurinya. (Ben).
Bagikan:
KOMENTAR